• UGM
  • IT Center
  • Bahasa Indonesia
    • English
    • Bahasa Indonesia
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Menara Ilmu Matematika Diskrit
  • BERANDA
  • TENTANG
    • OVERVIEW WEBSITE
    • TIM PENGEMBANG
  • Materi
    • LOGIKA MATEMATIKA
    • PEMBUKTIAN MATEMATIKA
    • HIMPUNAN
    • RELASI
    • FUNGSI DISKRIT NUMERIK
    • INDUKSI MATEMATIKA
    • PRINSIP INKLUSI DAN EKSKLUSI
    • PERMUTASI DAN KOMBINASI
    • TEOREMA BINOMIAL
    • PRINSIP SARANG MERPATI
    • ALGORITMA
    • FUNGSI PEMBANGKIT
    • RELASI REKURENSI
    • BILANGAN FIBONACCI
    • POSET
    • LATIS
    • ALJABAR BOOLE
    • PERSAMAAN DIOPHANTINE
    • RING DAN LAPANGAN
    • LAPANGAN GALOIS
    • GEOMETRI BIDANG HINGGA
    • PERSEGI LATIN
    • BALANCED INCOMPLETE BLOCK DESIGN
    • STEINER TRIPLE SYSTEM
    • TEORI BILANGAN DASAR
    • TEORI GRAF
    • POHON
  • Tutorial
    • Rekaman Latihan Soal
    • Tutorial Logika Matematika
    • Tutorial Pembuktian Matematika
    • Tutorial Himpunan
    • Tutorial Relasi
    • Tutorial Fungsi Diskrit Numerik
    • Tutorial Induksi Matematika
    • Tutorial Prinsip Inklusi dan Eksklusi
    • Tutorial Permutasi dan Kombinasi
    • Tutorial Teorema Binomial
    • Tutorial Prinsip Sarang Merpati
    • Tutorial Algoritma
    • Tutorial Fungsi Pembangkit
    • Tutorial Relasi Rekurensi
    • Tutorial Bilangan Fibonacci
    • Tutorial Poset
    • Tutorial Latis
    • Tutorial Aljabar Boole
    • Tutorial Persamaan Diophantine
    • Tutorial Ring dan Lapangan
    • Tutorial Lapangan Galois
    • Tutorial Geometri Bidang Hingga
    • Tutorial Persegi Latin
    • Tutorial Balanced Incomplete Block Design
    • Tutorial Steiner Triple System
    • Tutorial Teori Bilangan Dasar
    • Tutorial Teori Graf
    • Tutorial Pohon
  • PENELITIAN TERKAIT
    • TEORI PARTISI
    • TEORI GRAF
    • KRIPTOGRAFI
    • TEORI KODING
    • ALJABAR LINEAR
  • KONTAK KAMI
  • Beranda
  • TEOREMA BINOMIAL

TEOREMA BINOMIAL

  • 30 Juni 2021, 09.42
  • Oleh: isnainiuha
  • 0

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=yufl3XIxlgw[/embedyt]

Download Tayangan

[latexpage]

Pertama-tama akan dibahas mengenai koefisien binomial. Diberikan bilangan bulat non-negatif $n$ dan bilangan bulat $k$. Banyaknya cara memilih $k$ objek dari $n$ objek adalah $\left( \begin{matrix} n \\ k \end{matrix} \right)$ dengan

$$\left( \begin{matrix} n \\ k \end{matrix} \right) = \begin{cases} \frac{n!}{k!(n-k)!}&,\text{ untuk }0\leq k \leq n, \\ 0&,\text{ untuk }k \text{ yang lain.}\end{cases}$$ Selanjutnya diberikan alat yang dapat digunakan untuk membuktikan teorema binomial, yaitu Identitas Pascal.

Jika $n$ dan $k$ masing-masing merupakan bilangan bulat non-negatif dengan $k\leq n$, maka berlaku

$$\left( \begin{matrix} n \\ k \end{matrix} \right) + \left( \begin{matrix} n \\ k-1 \end{matrix} \right) = \left( \begin{matrix} n+1 \\ k \end{matrix} \right).$$

Bukti (secara kombinatorial). Untuk $k = 0$ dan $k \geq n$ identitas di atas dapat dibuktikan dengan mudah. Jika $0 < k < n$, diperhatikan bukti berikut ini.

Misalkan $X = \{x_1, x_2, \dots , x_n , x_{n+1} \}$, suatu himpunan dengan $(n + 1)$ anggota. Untuk menetukan banyaknya subhimpunan dari $X$ yang terdiri dari $k$ anggota, dapat ditentukan dengan meninjau dua kemungkinan berikut, yakni subhimpunan yang memuat $x_{n+1}$ dan subhimpunan yang tidak memuat elemen $x_{n+1}.$

  • Banyaknya subhimpunan dari $X$ yang terdiri dari k anggota dan tidak memuat elemen $x_{n+1}$ adalah $\left( \begin{matrix} n \\ k \end{matrix} \right).$
  • Banyaknya subhimpunan dari $X$ yang terdiri dari $k$ anggota dan memuat elemen $x_{n+1}$ adalah
    $\left( \begin{matrix} n \\ k-1 \end{matrix} \right).$

Jadi total banyaknya cara adalah $$\left( \begin{matrix} n \\ k \end{matrix} \right)+ \left( \begin{matrix} n \\ k-1 \end{matrix} \right).$$

Di sisi lain, untuk menetukan banyaknya subhimpunan dari $X$ yang terdiri dari $k$ anggota$\left( \begin{matrix} n+1 \\ k \end{matrix} \right).$ Jadi diperoleh

$$\left( \begin{matrix} n \\ k \end{matrix} \right) + \left( \begin{matrix} n \\ k-1 \end{matrix} \right) = \left( \begin{matrix} n+1 \\ k \end{matrix} \right). \square$$

Selanjutnya diberikan teorema binomial sebagai berikut.

(Teorema Binomial) Jika $n$ merupakan bilangan bulat non-negatif, maka untuk setiap bilangan real $x$ dan $y$ berlaku

\begin{align*}

(x+y)^n &= \sum_{k=0}^n \left( \begin{matrix} n \\ k \end{matrix}  \right) x^{n-k} y^k \\

&= x^n + \left( \begin{matrix} n \\ 1\end{matrix} \right) x^{n-1}y + \cdots + \left( \begin{matrix} n \\ n-1 \end{matrix} \right) xy^{n-1} + y^n .

\end{align*}

Untuk bukti dari teorema binomial dapat menggunakan induksi matematika dan Identitas Pascal.

Tutorial: Soal Latihan dan Pembahasan Teorema Binomial

Artikel Terbaru

  • Pembahasan Soal 4 Lapangan Galois
  • Pembahasan Soal 5 Lapangan Galois
  • Pembahasan Soal 3 Lapangan Galois
  • Pembahasan Soal 2 Lapangan Galois
  • Pembahasan Soal 1 Lapangan Galois

Komentar

  • jiii pada Pembahasan Soal 1 Prinsip Inklusi-Eksklusi
  • jiii pada Pembahasan Soal 1 Prinsip Inklusi-Eksklusi
Universitas Gadjah Mada

Kanal Pengetahuan dan Menara Ilmu

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Universitas Gadjah Mada

Sekip Utara BLS 21 Yogyakarta

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY